
Hari keempat Toraja
Merupakan route yang sangat ditunggu-tunggu para peserta mengingat pesona dan keunikan Toraja
terkenal sampai ke mancanegara. Tana Toraja merupakan obyek wisata yang terkenal dengan kekayaan budayanya. Kabupaten yang terletak 350 km dari Makassar itu sangat terkenal dengan bentukbangunan rumah adatnya yang bernama Tongkonan.
Malam hari tiba di Hotel Milisiana di Rantepao, langsung mandi dan rebahkan badan untuk memulihkan tenaga setelah seharian menembus track Enrekang yang luar biasa. Seperti biasa pagi-pagi sebelum start dilakukan peregangan dan senam ringan untuk pemanasan, start dimulai jam 07.00 menuju desa Rantetayo. Pemandangan pedesaan khas toraja mulai terlihat adanya persawahan dan tongkonan rumah khas toraja berdampingan menambah asri suasana pagi mengiringi rombongan Sepeda jelajah Nusantara ini.
Route awal di dominasi oleh jalan aspal pedesaan kemudian jalan tanah, para peserta begitu melihat pemandangan indah langsung berhenti mengambil kamera dan langsung mengambil gambar.
Istirahat etape 1 bayangan di sebuah desa Lembang Maroson di sebuah warung, kebetulan di warung tersebut ada lemang (nasi merah dalam bambu) dan mie instan, etape bayangan karenaetape sesungguhnya masih jauh dan kondisi phisik sudah menurun perlu asupan gizi, maksum sudah 3 jam genjot belum istirahat.
Tiba di kawasan rumah tongkonan yang sangat indah terdapat di kampung Kete Kesu, dari depan terlihat kampung ini berda di tengah lautan padi dengan rentetan atap yang melengkung.asupan makanan. Selesai mengganjal perut perjalananan dilanjutkan dengan jalan yang menurun, jalur menurun yang panjang kadang membuat piringan rem cakram menjadi panas sehingga daya rem berkurang, untuk itu perlu istirahat sebentar untuk mendinginkan rem cakram tersebut.
Ditempat ini peserja disuguhi tari selamat datang khas Toraja yang ditarikan oleh 4 orang gadis berpakaian khas dan mendapat sambutan dari ibu Asisten
Pemerintahan Kab Tana Toraja Utara. Di kampung ini ciri tradisional toraja masih dipertahankan, bisa dilihat ukiran pada
lumbung padi yang cantik dan mempesona. Di belakang kawasan Kete kesu terdapat makam Toraja yang berupa gua-gua dengan peti-peti kayu tempat tulang-tulang disemayamkan.




